Gegara Wabah Corona, Indonesia Gagal Tampil Di Ajang Olahraga Ini

Gegara Wabah Corona, Indonesia Gagal Tampil Di Ajang Olahraga Ini. Setelah sebelumnya mengabaikan, akhirnya Badan Kesehatan Dunia, WHO, baru saja mengumumkan darurat internasional wabah Corona. Informasi terbaru sampai saat ini sudah jatuh 213 orang meninggal dunia korban Corona. Sedangkan yang dinyatakan sehat 171 orang.

gegara wabah corona

Baca juga artikel lain di : http://www.arjournals.info/

Merebaknya wabah ini tak hanya membuat dunia perdagangan, dan bisnis dunia dirugikan tapi juga dunia olahraga. Beberapa event olahraga dunia yang rencananya akan diadakan di China terpaksa dibatalkan atau batal didatangi oleh tim Indonesia karena kekuatiran wabah ini tambah merebak.

Grand Prix Formula 1

Dijadwalkan semula di Sirkuit Shanghai pada 19-21 April 2020, Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) menyatakan akan meninjau kembali kalender balapan musiman tersebut. Tindakan ini dilakukan sebagai upaya melindungi para anggota komunitas olahraga motor dunia. Sebelumnya gegara wabah corona pula, FIA pun telah membatalkan balapan yang akan berlangsung di kota Sanya pada 21 Maret nanti. Lokasi kota Sanya hanya berjarak sekitar 800 km dari kota Wuhan.

Atletik Indoor

Federasi atletik dunia, World Atletics, menunda kejuaraan dunia atletik indoor yang dijadwalkan berlangsung 13-15 Maret 2020 di Nanjing, China. Mereka sudah menetapkan akan menundanya hingga tahun depan, 2021.

Awalnya, World Atletics mempertimbangkan untuk memindahkan kejuaraan ke lokasi lain. Mereka memantau dengan seksama seberapa besar wabah merebak dan berbahaya. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, diputuskan untuk hanya menunda kejuaraan tersebut.

Federasi Aletik Asia juga melakukan hal yang sama gegara wabah corona tersebut. Semula kejuaraan Asia akan dilangsungkan di kota Hangzhou, 12-13 Februari 2020. Kota Wuhan hanya berjarak kurang lebih 600 mil dari kota Wuhan.

Meski Adanya Gegara Wabah Corona, Apa yang Dilakukan Persatuan Atlet Indonesia?

Meski gagal tanding, pengurus besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) tetap fokus pada pelatihan para atlitnya. Mereka akan tetap melakukan pelatihan kepada sprinter Indonesia. Muhammad Zohri salah satunya yang akan terus berlatih untuk persiapan Olimpiade Tokyo 2020.

Bulu Tangkis

Lingshui China Masters 2020 dijadwalkan berlangsung di Kota Sanya 25 Februari – 1 Maret 2020. Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) pun sudah menyiapkan nama-nama untuk berlaga seperti Chico Aura Dwi Wardoyo, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, dan Choirunnisa. Namun, mereka gagal tampil gegara wabah corona. Pembatalan tanding ini semata karena tidak mau mengambil resiko pada kesehatan pemain dan tim.

Dilain pihak, karena virus corona pun sudah menyebar ke beberapa negara Asia, termasuk Filipina, maka pihak PBSI pun masih menunggu apakah penyelenggaraan Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2020 di Filipina masih akan diadakan. Mereka masih menanti kondisi terbaru dan berpegang teguh untuk tidak membahayakan para atlitnya.

Sepak Bola

Bulan Februari 2020, kejuaraan kualifikasi Olimpiade Sepak Bola Wanita seharusnya diadakan di China. Gegara virus corona, China pun membatalkan ajang tersebut. Asosiasi Sepak Bola China (CFA) bahkan sudah mengonfirmasi bahwa ada 4 pemainnya yang terinfeksi virus dan sekarang diisolasi di kamar hotel hingga 5 Februari mendatang.

Perlu diketahui, ajang kualifikasi Olimpiade ini kemudian dipindahtempatkan ke Sydney, Australia.

Ketidakhadiran atau batal tanding para peserta gegara wabah corona bukan mosi tidak percaya pada pemerintah China. Hal ini lebih sebagai upaya antisipasi dan waspada akan wabah yang terjadi. Semoga saja pemerintah setempat dapat menuntaskan penyebaran wabah ini, dan menyelamatkan yang sudah terjangkit virus tersebut.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *