Sekilas Mengenai Olah Raga Bola Tangan

Sekilas Mengenai Olah Raga Bola Tangan, untuk anda penggemar olah raga. Cabang olah raga yang mirip sepak bola ini, pertama kali diperkenalkan di Jerman. Di tempat asalnya olah raga ini pada awalnya, hanyalah permaian yang dimainnkan wanita diluar rumah.

Olahraga Bola Tangan

Baca juga artikel lain di : http://www.arjournals.info/

Selanjutnya seorang peofesor bernama Karl Schelenz. Beliau mengajar mahasiswa disekolah pendidikan jasmani di Berlin, Jerman. Bersama rekan kerjanya mengembangakan permain bola tangan menjadi cabang olah raga dengan ketentuan tertentu.

Sama seperti pemaian bola kaki, permainan bolatangan memiliki tujuan memasukkan bolasebanyak-banyaknya kegawang lawan. Pada permainnan ini anda dilarang menggunakan kaki. Lempar melempar bola dengan tangan hanya itu yang boleh dilakukan.

Permainan Olah Raga Bola Tangan dimainkan di dalam lapangan berukuran 40 x 20 cm. Dipisahkan oleh sebuah garis pemisah pada bagian tengah lapangan. Masing-masing bidang memiliki sebuah gawang yang dtandai dengan garis putih.

Pada tiap permainan terdiri dari dua tim, dengan tim inti 6 orang pemain dan seorang kiper. Dengan 6 atau 7 pemain cadangan. Para pemain bebas berlari dilapangan, kecuali dearah gawang yang hanya boleh dimasuki oleh kiper.

Pada olah raga ini digunakan sebuah bola yang berukuran lebih kecil dari ukuran bola kaki. Bahan yang digunakan bisanya kulit atau bahan sintetis lain. Memiliiki berat tertentu dan kemampuan meluncur yang baik.

Waktu yang ditentukan pada Olah Raga Bola Tangan adalah 2 x 30 menit, dengan masa istirahat selama 10 menit. Bila ada perpanjangan permaian, berlangsung selama 2 x 5 menit. Tiap pertandinga dipimpin oleh seorang wasit dan seorang asisten wasit..

Terdapat juga seorang sekretaris yang bertugas mencatar skor dan pelanggaran-pelanggaran yang terjadi. Ada juga seorang pencatat waktu yang bertugas menginformasikan dan mencatat waktu yang terbuang karena jeda akibat pemain yang cedera atau pelanggaran.

Saat seorang pemain mendapatkan bola, ia hanya diberikan kesempatan membawa bola sebanyak 3 langkah. Selanjutnya bola harus diberikan kepada pemain lain agar bisa mendekat ke gawang lawan.

Pengoperan bola pada Olah Raga Bola Tangan bisa melalui sebuah lemparan kepada pemaina lain. Atau memantulkannya kelantai seperti pada permainan basket. Setelah bergerak tiga langkah, hal ini harus diulangi lagi.

Apa yang Harus Dilakukan Dalam Bermain Olah Raga Bola Tangan?

Pemain yang mendapatkan bola harus terus bergerak menyarang, tidak diperbolehkan berdiam lama di tempat untuk mengulur waktu pertandingan. Bola hanya dibawa dengan sebelah tangan.

Pemain lawan boleh menghambat pergerakan lawan yang dilakukan dengan tubuhnya sendiri. Harus dihindari bentrokan fisik yang disengaja. Tidak diperbolehkan juga merebut bola dari tangan lawan, hanya boleh saat bola di lepaskan. Jika terjadi pelanggaran maka wasit akan memberikan lemparan 7 meter kepada pihak lawan. Mirip tendangan pinalti pada permainan bola kaki.

Sanksi pada Olah Raga Bola Tangan ini ada beberapa jenis, seperti kartu kuning yang dikeluarkan wasit sebagai peringatan. Kartu bisa diberikan pada pemain maupun pelatih yang melanggar ketentuan.

Ada juga sangsi dua menit. Sangsi ini hanya  diberikan pada pemain, yang harus berada diluar lapangan permain. Setelah pencatat waktu memberikan instuksi boleh masuk kembali, maka pemain tersebut bisa kembali kelapangan.

Kartu merah diberikan kepada pemain dan pelatih yang melakukan pelanggaran. Pemain yang menerima tiga kali dua menit harus meninggalkan lapangan. Kedua sangsi ini tidak membenarkan pemain kembali kelapangan.

Olah raga yang sudah menjadi salah satu cabang oleh raga yang dipertandingakn di Olimpiade ini, masih belum begitu populer dikalangan masyrakat. Anda bisa mencoba bermain sambil mengembangakan Olah Raga Bola Tangan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *